Pandawan Incorporation Melakukan Indeksasi Pada ORCHID

Rabu, 16 September 2020 Pandawan Incoporation Melakukan indeksasi pada ORCHID.

Untuk mendukung terciptanya kualitas dalam menghasilkan Indeksasi berupa SINTA maupun Scopus pada jurnal. Pandawan Incoporation melakukan indekasi pada ORCHID.

ORCID adalah organisasi nirlaba yang membantu menciptakan dunia di mana semua orang yang berpartisipasi dalam penelitian, beasiswa, dan inovasi diidentifikasi secara unik dan terhubung dengan kontribusi dan afiliasi mereka, lintas disiplin ilmu, perbatasan, dan waktu.

Setelah melakukan sharing Dapi yang dilakukan rutin seminggu sekali, Pandawan Incorporation akhirnya memutuskan melakukan indeksasi pada ORCHID.

Yang melakukan submit pada ORCHID diantaranya Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT) IAIC Transactions on Sustainable Digital Innovation (ITSDI), ADI Bisnis Digital Interdisiplin Jurnal (ABDI Jurnal), ADI Journal on Recent Innovation (AJRI), APTIKOM Journal on Computer Science and Information Technologies (CSIT), dan APTISI Transactions on Management (ATM).

Read More

Mantap !! Inilah dia Best Paper ICMIS ICRI yang terindeks Scopus

Jumat, 11 September 2020 ICMIS ICRI Telah sukses diselenggarakan dengan mengusung tema  “Use of Artificial Intelligence in Supporting the Development of Management Information Systems and Human Resources in Society 5.0“ yang menjadi tuan rumah kali ini adalah Universitas Raharja.

Acara tersebut berlangsung pukul 08:00 – 17:00. Acara ini dibuka langsung oleh Assoc. Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja M.T.I., MM selaku Chairman of the Regional Executive Board of ADI Banten dan Dr. Po. Abas Sunarya, M.Si selaku Rektor Universitas Raharja.

Dengan 3 Keynote yang sangat luar biasa yaitu 𝘗𝘳𝘰𝘧. 𝘐𝘳. 𝘡𝘢𝘪𝘯𝘢𝘭 𝘈𝘳𝘪𝘧𝘪𝘯 𝘏𝘢𝘴𝘪𝘣𝘶𝘢𝘯, 𝘔𝘓𝘚., 𝘗𝘩.𝘋 (𝘋𝘪𝘢𝘯 𝘕𝘶𝘴𝘸𝘢𝘯𝘵𝘰𝘳𝘰 𝘜𝘯𝘪𝘷𝘦𝘳𝘴𝘪𝘵𝘺), 𝘗𝘳𝘰𝘧. 𝘋𝘳. 𝘑𝘢𝘭𝘦𝘭 𝘉𝘦𝘯-𝘖𝘵𝘩𝘮𝘢𝘯 (𝘜𝘯𝘪𝘷𝘦𝘳𝘴𝘪𝘵𝘺 𝘰𝘧 𝘗𝘢𝘳𝘪𝘴 13), dan 𝘗𝘳𝘰𝘧. 𝘠𝘰𝘯𝘨𝘳𝘰𝘬 𝘊𝘩𝘰𝘪, 𝘗𝘩.𝘋 (𝘐𝘯𝘩𝘢 𝘜𝘯𝘪𝘷𝘦𝘳𝘴𝘪𝘵𝘺) .

Terdapat 40 Paper yang telah ditampilkan oleh masing-masing peserta berupa Jurnal ilmiah yang telah tersubmit atau terbit pada jurnal terindeks Scopus secara Online yang terbagi menjadi 3 ruangan yaitu Galaxy room, Futuristic Room, dan Rainforrest Room. yang akan terpilih 1 orang untuk menjadi Best Paper yang akan memenangkan hadiah Grandprize yaitu Umrah ke Tanah Suci Mekkah.

Best Paper untuk ICMIS ICRI diraih oleh Paper ID No.145 yang memiliki judul “Lecturer Certification Management Using Blockchain Technology” dengan para penulis hebat diantaranya :
1. Qurotul Aini
2. Mukti Budiarto
3. Panca Oktavia Hadiputra
4. Nuke Puji Lestari Santoso

Pandawan sebagai salah satu Partner yang mensupport acara ICMIS ICRI 2020 mengucapkan Selamat kepada para penulis Best of The Best Paper di International Conference ICMIS & ICRI 2020 dan mendapatkan hadiah spesial yaitu Umrah ke Tanah Suci Mekkah.

Read More

Mantap Djiwa !! ICMIS ICRI Sukses diselenggarakan Oleh Universitas Raharja

Jumat, 11 September 2020 telah diselenggarakan pagelaran akbar yaitu ICMIS ICRI yang telah digelar secara meriah baik online maupun offline yang menjadi tuan rumah kali ini adalah Universitas Raharja.

Sehubungan dengan adanya pandemi Covid 19, acara ICMIS ICRI tersebut dibagi menjadi 2 sesi baik online maupun offline. dikarenakan harus mengikuti protokol kesehatan.

Acara ICMIS ICRI kali ini bertemakanUse of Artificial Intelligence in Supporting the Development of Management Information Systems and Human Resources in Society 5.0.  Acara tersebut berlangsung pukul 08:00 – 17:00. Acara ini dibuka langsung oleh Assoc. Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja M.T.I., MM selaku Chairman of the Regional Executive Board of ADI Banten dan Dr. Po. Abas Sunarya, M.Si selaku Rektor Universitas Raharja.

ICMIS ICRI dihadiri sebanyak 400 Peserta yang terbagi menjadi 2 baik online maupun Offline. Peserta tersebut datang dari 10 Negara mulai dari Indonesia, India, Taiwan, South Korea, Vietnam, Australia, Japan dan France. Tentunya dengan 3 keynote speaker yang sangat luar biasa yaitu 𝘗𝘳𝘰𝘧. 𝘐𝘳. 𝘡𝘢𝘪𝘯𝘢𝘭 𝘈𝘳𝘪𝘧𝘪𝘯 𝘏𝘢𝘴𝘪𝘣𝘶𝘢𝘯, 𝘔𝘓𝘚., 𝘗𝘩.𝘋 (𝘋𝘪𝘢𝘯 𝘕𝘶𝘴𝘸𝘢𝘯𝘵𝘰𝘳𝘰 𝘜𝘯𝘪𝘷𝘦𝘳𝘴𝘪𝘵𝘺), 𝘗𝘳𝘰𝘧. 𝘋𝘳. 𝘑𝘢𝘭𝘦𝘭 𝘉𝘦𝘯-𝘖𝘵𝘩𝘮𝘢𝘯 (𝘜𝘯𝘪𝘷𝘦𝘳𝘴𝘪𝘵𝘺 𝘰𝘧 𝘗𝘢𝘳𝘪𝘴 13), dan 𝘗𝘳𝘰𝘧. 𝘠𝘰𝘯𝘨𝘳𝘰𝘬 𝘊𝘩𝘰𝘪, 𝘗𝘩.𝘋 (𝘐𝘯𝘩𝘢 𝘜𝘯𝘪𝘷𝘦𝘳𝘴𝘪𝘵𝘺) .

Acara ICMIS ICRI terbagi menjadi 3 ruangan yaitu Galaxy room, Futuristic Room, dan Rainforrest Room untuk menunjukkan karya dari masing-masing peserta berupa Jurnal ilmiah yang telah tersubmit atau terbit pada jurnal terindeks Scopus. Dengan total Paper sebanyak 40 Paper yang akan dipilih satu pemenang dengan hadiah grandprize berupa Umroh.

Untuk mendukung kesuksesan ICMIS ICRI banyak yang memberikan support seperti Alphabet Incubator, Pandawan, APTISI, dan APTIKOM. Sehingga acara tersebut berjalan dengan meriah dan sukses.

Read More

Resmi Pandawan Incorporation Melakukan Indeksasi Pada ResearchBib

Rabu, 2 September 2020 secara resmi Pandawan Incorporation melakukan indeksasi pada ResearchBib

ResearchBib adalah akses terbuka dengan database pengindeksan standar tinggi untuk peneliti dan penerbit. Research Bible dapat dengan bebas mengindeks jurnal, makalah penelitian, panggilan makalah, posisi penelitian.

Setelah melakukan sharing Dapi yang dilakukan secara rutin seminggu sekali, Pandawan Incorporation akhirnya memutuskan melakukan indeksasi pada ResearchBib untuk mewujudkan Jurnal yang bereputasi SINTA maupun Scopus.

Yang melakukan submit pada ResearchBib diantaranya Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT)IAIC Transactions on Sustainable Digital Innovation (ITSDI), ADI Bisnis Digital Interdisiplin Jurnal (ABDI Jurnal), ADI Journal on Recent Innovation (AJRI), APTIKOM Journal on Computer Science and Information Technologies (CSIT).

Dengan dilakukannya indeksasi pada RearchBib, diharapkan Pandawan Incorporation dapat membuat suatu pencapaian yang terbaik yaitu bisa memuwujudkan Jurnal yang terindeks SINTA Maupun Scopus .

 

Read More

New services!! Fitur Workshop:: Pandawan adakan Webinar PEKERTI AA untuk Dosen UR

Pada tanggal 26 – 27 Juni 2020, Universitas Raharja bersama Pandawan melaksanakan Webinar dengan tema “Strategi Peningkatan Kompetensi Heutagogi dan Pedagogik Dosen” dihadiri oleh lebih dari 50 dosen universitas webinar PEKERTI AA berjalan lancar.

Pelaksanaan Webinar PEKERTI AA dilaksanakan selama 2 hari yang  dimulai pada pukul 09:00 dan diakhiri pada pukul 16:00 . Pada hari pertama pelaksanaan dihadiri dan sambutan dari bapak rektor Universitas Raharja Dr. Po Abas Sunarya, M.Si. “Pelaksanaan Webinar PEKERTI AA ini wajib diikuti oleh semua dosen UR sebagai bentuk meningkatkan kinerja dosen dan standarisasi sistem pembelajaran daring” Ucap bapak Rektor UR.

Materi dibagi menjadi 3 sesi yaitu Sesi 1 yang dibawakan oleh Dr. Henderi, M.Kom yang kemudian dianjutkan dengan sesi 2 oleh bapak Dr. Junaidi, M.Kom dan diakhiri dengan sesi 3 tentang sistem pembelajaran yang sdh berjalan dan penjelasan mengenai penggunaan iDu oleh ibu Qurotul Aini, S.Kom.,M.T.I.

Tujuan pelaksanaan Webinar PEKERTI AA diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan peserta tentang Strategi Peningkatan Kompetensi Heutagogi dan Pedagogik Dosen dan menyelaraskan media perkuliahan daring selama PSBB dan PSBL.

Read More

Selamat!! UR Raih Peringkat 336 dalam Kategori 500 Peneliti Terbaik Indonesia

Dalam video konferensi melalui aplikasi ZOOM pada Tanggal 28 Mei 2020, Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro, mengumumkan 500 peneliti terbaik di Indonesia berdasarkan Science and Technology Index (SINTA) 2020. Dalam aspek penilaian ini terdapat cakupan parameter skala besar yaitu dari jumlah artikel, banyaknya kualifikasi jurnal, dan aktivitas dalam publikasi nasional.

SINTA merupakan satu inovasi sistem informasi ilmu dan teknologi yang dikembangkan untuk mengukur kinerja individu, institusi, dan networking dari peneliti atau dosen yang melakukan studi. Program SINTA ini dirancang sejak tahun 2016 dan hingga sekarang disebutkan telah mengelola 194.904 author atau peneliti terverifikasi, 4.607 jurnal, dan 34.677 buku. Selain itu 93.346 artikel, 69.796 conference paper, dan 5.266 book chapter.

Selamat Pandawan Incorporation ucapan kepada Assoc. Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja, M.T.I., MM selaku Associate Editor in Chief dari ATT Journal atas tercapainya dalam ranking 336. Harapannya semoga dapat memotivasi untuk semua peneliti dalam meningkatkan penelitian dan berkontribusi besar.

Infomasi lebih lengkap mengenai daftar author yang terdaftar dalam SINTA dan 500 peneliti terbaik dapat dilihat dalam laman sinta.ristekbrin.go.id/authors. Dalam daftar tersebut berurutan mulai dari skor tertinggi, nama peneliti dan asal perguruan tingginya.

Read More

Resmi bergabung dengan Pandawan ABDI luncurkan V1N1 2020

Per tanggal 8 Mei 2020, ADI Bisnis Digital Interdisiplin Jurnal (ABDI Jurnal) resmi bergabung dengan Pandawan.

ABDI Jurnal merupakan jurnal ilmiah yang dapat diakses bebas dan terbuka dibawah naungan ADI (Asosiasi Dosen Indonesia) Publisher dan didukung oleh Pandawan, dan Alphabet Incubator,, dalam rangka memfasilitasi jurnal ilmiah hasil Civitas Academika di bidang Bisnis dan Eknomi Digital, Kriptografi, Creativepreneur, Manajemen Keungan serta Pendidikan Ekonomi dan Bisnis dalam menghadapi era digital di Indonesia. ABDI menyediakan media untuk menerbitkan artikel ilmiah dari para sarjana dan pakar di seluruh dunia terkait dengan topik Multidisiplin. Semua URL artikel yang diterbitkan akan memiliki pengidentifikasi objek digital (DOI).

Dengan nomor ISSN 2656-8888 (online), 2655-8807 (print) dan jadwal publikasi pada bulan Juni dan November atau 2 (Dua) kali terbit dalam setahun.

ABDI Jurnal juga telah mempublikasikan edisi pertamanya V1N1 pada tanggal 3 Juni 2020 dengan jumlah 1 artikel sebagai edisi pertamanya. yang berjudul : Perancangan Ajri Learning Journal Center Menggunakan Tools Invision Untuk Mewujudkan Creative Innovation Soft Skill”

Informasi lebih lanjut mengenai ABDI Jurnal dapat langsung mengunjungi website ABDI Jurnal dibawah ini.

Read More

Mantap Jiwa ! Indonesia Menduduki Peringkat 1 Pada Tingkat ASEAN Bidang Publikasi Ilmiah

Jumlah publikasi ilmiah di Indonesia mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Bahkan, jumlah publikasi ilmiah Indonesia tersebut berhasil melampaui Malaysia dan negara pada ASEAN yang lainnya.

“Jumlah publikasi ilmiah Indonesia telah berada di angka 44735 Publikasi . Posisi tersebut telah melebihi Malaysia, yang tahun lalu posisinya di atas Indonesia,” Sumber sinta.ristekbrin.go.id , Jumat (17/04/20).

Peningkatan jumlah publikasi ilmiah tersebut, berhasil membawa Indonesia berada di ranking pertama dalam jumlah publikasi ilmiah pada ASEAN BENCHMARKING yang Sebelumnya Indonesia berada di posisi kedua

Di urutan pertama, Indonesia dengan jumlah 44735 Publikasi. Posisi kedua disusul oleh Malaysia dengan 36498 Publikasi. Sedangkan yang ketiga adalah Singapore dengan 23215 publikasi. Selanjutnya, ada Thailand yang menempati urutan ke-empat dengan 19684 Publikasi. Diposisi ke lima ada Vietnam dan diposisi ke-enam atau terakhir ada Philiphina. Hal ini bisa saja berubah sewaktu-waktu, karena publikasi disetiap Universitas di Dunia mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Read More

Pentingnya Publikasi Ilmiah

SALAH satu peran dosen adalah berkewajiban menyampaikan pengetahuan yang dimiliki kepada mahasiswanya tetapi juga berkewajiban mengembangkan pengetahuan dan terus menerus menambah wawasan yang dimilikinya. Salah satunya dengan membuat karya ilmiah yang dapat di publikasikan.

Publikasi ilmiah adalah suatu upaya untuk mempublikasikan suatu karya pemikiran seseorang atau kelompok dalam bentuk Jurnal atau artikel. Publikasi ilmiah yang dilakukan oleh dosen pada dasarnya merupakan wujud untuk meningkatkan kreatifitas dalam bidang penulisan ilmiah supaya bisa memberikan ilmu atau pengetahuan kepada pembacanya. Assoc. Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja M.T.I., MM (Pendiri Yayasan – Universitas Raharja, 2020) menyebutkan bahwa kegiatan publikasi ilmiah adalah salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan mutu seorang dosen dalam bidang publikasi (08/04/20).

Di Indonesia, kegiatan publikasi ilmiah di kalangan dosen mulai terjadi pada pertengahan tahun 90-an. Hingga saat ini Indonesia menduduki peringkat 1 pada SINTA ASEAN BENCHMARKING dengan jumlah publikasi sebanyak 44602 Publikasi Ilmiah.

Tidak hanya dosen saja yang membuat publikasi ilmiah, para mahasiswa pun turut ikut membuat publikasi ilmiah. “Dari pada hasil karya tulis ilmiah dipajang saja di perpustakaan, akan lebih baik jika di publikasikan supaya bisa memberikan ilmu dan pengetahuan kepada pembacanya dan juga bisa meningkatkan publikasi ilmiah” sebut, Assoc. Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja M.T.I., MM (Pendiri Yayasan – Universitas Raharja, 2020).

Dirjen Dikti mengeluarkan surat edaran bagi mahasiswa S1, S2, dan S3 wajib menulis ringkasan karya ilmiah dan diterbitkan, baik dalam jurnal online maupun jurnal cetak.

Dari surat edaran tersebut Pandawan membuat Roadshow Joint Bootcamp dengan tema “The Use Of Artificial Intelligence Insuporting The Development Of Management Information Systems And Human Resources On Society 5.0 ”. Untuk meningkatkan karya tulis ilmiah yang bisa dipublikasikan pada SINTA maupuan SCOPUS.

Dalam penulisan artikel e-journal, judul dalam bahasa Indonesia ditulis maksimal 14 kata, sedangkan dalam bahasa Inggris 10 kata. “Judul harus sesuai dengan isi arikel tersebut” Sebut Qurotul Aini, S.Kom., M.T.I

Selanjutnya yang diperhatikan adalah jumlah halaman, maksimal cukup 6—12 halaman saja.  Hal penting lainnya adalah penulisan abstrak.

“abstrak secara singkat menceritakan isi artikel tersebut berisi 150-250 kata dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris”.

Pada dasarnya, jurnal ilmiah berisi ide dasar penelitian, proses penelitian, hasil penelitian, pemanfaatan atau pengimplementasian dan kesimpulan . Isi dan lingkup artikel sebuah jurnal itu sama dengan isi tulisan tugas akhir yang disajikan dalam bentuk artikel bukan laporan penelitian.

Read More

Dirumah aja 🌟 dengan kreatifitas tanpa batas 🚀

Akibat meluasnya wabah pandemic Covid-19 yang sudah terjadi di seluruh dunia, pemerintah indonesia mengeluarkan kebijakan yaitu masyarakat  dihimbau untuk melakukan aktifitas dirumah saja #Stayathome supaya penyebaran virus ini tidak meluas keseluruh masyarakat (31/3/2020)

Akibatnya seluruh Sarana Pendidikan baik itu pendidikan dasar hingga Universitas  menetapkan sistem pembelajaran Daring (Online). Sehingga seluruh aktivitas pembelajaran dilakukan secara online. Bukan hanya Sarana pendidikan saja tetapi Guru maupun dosen pun juga turut ikut melaksanakan dirumah aja #Stayathome. Dengan dirumah penularan Virus Covid-19 ini diyakini bisa menghentikan atau mengurangi penyebarannya dengan cepat.

Seluruh Universitas termasuk Universitas Raharja pun turut ikut melaksanakan sistem perkuliahan online dengan metode Daring (online), bukan hanya belajar saja yang bisa dilakukan dirumah tetapi mahasiswa pun membuat karya ilmiah yang bisa dipublikasikan pada jurnal Nasional maupun Internasional.

Dengan  dirumah diyakini bisa meningkatkan kreatifitas baik itu Mahasiswa maupun dosen dengan membuat karya ilmiah. Membuat karya ilmiah pun sangat bermanfaat untuk mahasiswa dan dosen agar memiliki sebuah publikasi ilmiah untuk meningkatkan kreatifitas dalam bidang penulisan ilmiah.

Read More