Resmi bergabung dengan Pandawan ABDI luncurkan V1N1 2020

Per tanggal 8 Mei 2020, ADI Bisnis Digital Interdisiplin Jurnal (ABDI Jurnal) resmi bergabung dengan Pandawan.

ABDI Jurnal merupakan jurnal ilmiah yang dapat diakses bebas dan terbuka dibawah naungan ADI (Asosiasi Dosen Indonesia) Publisher dan didukung oleh Pandawan, dan Alphabet Incubator,, dalam rangka memfasilitasi jurnal ilmiah hasil Civitas Academika di bidang Bisnis dan Eknomi Digital, Kriptografi, Creativepreneur, Manajemen Keungan serta Pendidikan Ekonomi dan Bisnis dalam menghadapi era digital di Indonesia. ABDI menyediakan media untuk menerbitkan artikel ilmiah dari para sarjana dan pakar di seluruh dunia terkait dengan topik Multidisiplin. Semua URL artikel yang diterbitkan akan memiliki pengidentifikasi objek digital (DOI).

Dengan nomor ISSN 2656-8888 (online), 2655-8807 (print) dan jadwal publikasi pada bulan Juni dan November atau 2 (Dua) kali terbit dalam setahun.

ABDI Jurnal juga telah mempublikasikan edisi pertamanya V1N1 pada tanggal 3 Juni 2020 dengan jumlah 1 artikel sebagai edisi pertamanya. yang berjudul : Perancangan Ajri Learning Journal Center Menggunakan Tools Invision Untuk Mewujudkan Creative Innovation Soft Skill”

Informasi lebih lanjut mengenai ABDI Jurnal dapat langsung mengunjungi website ABDI Jurnal dibawah ini.

Read More

Mantap Jiwa ! Indonesia Menduduki Peringkat 1 Pada Tingkat ASEAN Bidang Publikasi Ilmiah

Jumlah publikasi ilmiah di Indonesia mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Bahkan, jumlah publikasi ilmiah Indonesia tersebut berhasil melampaui Malaysia dan negara pada ASEAN yang lainnya.

“Jumlah publikasi ilmiah Indonesia telah berada di angka 44735 Publikasi . Posisi tersebut telah melebihi Malaysia, yang tahun lalu posisinya di atas Indonesia,” Sumber sinta.ristekbrin.go.id , Jumat (17/04/20).

Peningkatan jumlah publikasi ilmiah tersebut, berhasil membawa Indonesia berada di ranking pertama dalam jumlah publikasi ilmiah pada ASEAN BENCHMARKING yang Sebelumnya Indonesia berada di posisi kedua

Di urutan pertama, Indonesia dengan jumlah 44735 Publikasi. Posisi kedua disusul oleh Malaysia dengan 36498 Publikasi. Sedangkan yang ketiga adalah Singapore dengan 23215 publikasi. Selanjutnya, ada Thailand yang menempati urutan ke-empat dengan 19684 Publikasi. Diposisi ke lima ada Vietnam dan diposisi ke-enam atau terakhir ada Philiphina. Hal ini bisa saja berubah sewaktu-waktu, karena publikasi disetiap Universitas di Dunia mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Read More

Pentingnya Publikasi Ilmiah

SALAH satu peran dosen adalah berkewajiban menyampaikan pengetahuan yang dimiliki kepada mahasiswanya tetapi juga berkewajiban mengembangkan pengetahuan dan terus menerus menambah wawasan yang dimilikinya. Salah satunya dengan membuat karya ilmiah yang dapat di publikasikan.

Publikasi ilmiah adalah suatu upaya untuk mempublikasikan suatu karya pemikiran seseorang atau kelompok dalam bentuk Jurnal atau artikel. Publikasi ilmiah yang dilakukan oleh dosen pada dasarnya merupakan wujud untuk meningkatkan kreatifitas dalam bidang penulisan ilmiah supaya bisa memberikan ilmu atau pengetahuan kepada pembacanya. Assoc. Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja M.T.I., MM (Pendiri Yayasan – Universitas Raharja, 2020) menyebutkan bahwa kegiatan publikasi ilmiah adalah salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan mutu seorang dosen dalam bidang publikasi (08/04/20).

Di Indonesia, kegiatan publikasi ilmiah di kalangan dosen mulai terjadi pada pertengahan tahun 90-an. Hingga saat ini Indonesia menduduki peringkat 1 pada SINTA ASEAN BENCHMARKING dengan jumlah publikasi sebanyak 44602 Publikasi Ilmiah.

Tidak hanya dosen saja yang membuat publikasi ilmiah, para mahasiswa pun turut ikut membuat publikasi ilmiah. “Dari pada hasil karya tulis ilmiah dipajang saja di perpustakaan, akan lebih baik jika di publikasikan supaya bisa memberikan ilmu dan pengetahuan kepada pembacanya dan juga bisa meningkatkan publikasi ilmiah” sebut, Assoc. Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja M.T.I., MM (Pendiri Yayasan – Universitas Raharja, 2020).

Dirjen Dikti mengeluarkan surat edaran bagi mahasiswa S1, S2, dan S3 wajib menulis ringkasan karya ilmiah dan diterbitkan, baik dalam jurnal online maupun jurnal cetak.

Dari surat edaran tersebut Pandawan membuat Roadshow Joint Bootcamp dengan tema “The Use Of Artificial Intelligence Insuporting The Development Of Management Information Systems And Human Resources On Society 5.0 ”. Untuk meningkatkan karya tulis ilmiah yang bisa dipublikasikan pada SINTA maupuan SCOPUS.

Dalam penulisan artikel e-journal, judul dalam bahasa Indonesia ditulis maksimal 14 kata, sedangkan dalam bahasa Inggris 10 kata. “Judul harus sesuai dengan isi arikel tersebut” Sebut Qurotul Aini, S.Kom., M.T.I

Selanjutnya yang diperhatikan adalah jumlah halaman, maksimal cukup 6—12 halaman saja.  Hal penting lainnya adalah penulisan abstrak.

“abstrak secara singkat menceritakan isi artikel tersebut berisi 150-250 kata dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris”.

Pada dasarnya, jurnal ilmiah berisi ide dasar penelitian, proses penelitian, hasil penelitian, pemanfaatan atau pengimplementasian dan kesimpulan . Isi dan lingkup artikel sebuah jurnal itu sama dengan isi tulisan tugas akhir yang disajikan dalam bentuk artikel bukan laporan penelitian.

Read More

Dirumah aja 🌟 dengan kreatifitas tanpa batas 🚀

Akibat meluasnya wabah pandemic Covid-19 yang sudah terjadi di seluruh dunia, pemerintah indonesia mengeluarkan kebijakan yaitu masyarakat  dihimbau untuk melakukan aktifitas dirumah saja #Stayathome supaya penyebaran virus ini tidak meluas keseluruh masyarakat (31/3/2020)

Akibatnya seluruh Sarana Pendidikan baik itu pendidikan dasar hingga Universitas  menetapkan sistem pembelajaran Daring (Online). Sehingga seluruh aktivitas pembelajaran dilakukan secara online. Bukan hanya Sarana pendidikan saja tetapi Guru maupun dosen pun juga turut ikut melaksanakan dirumah aja #Stayathome. Dengan dirumah penularan Virus Covid-19 ini diyakini bisa menghentikan atau mengurangi penyebarannya dengan cepat.

Seluruh Universitas termasuk Universitas Raharja pun turut ikut melaksanakan sistem perkuliahan online dengan metode Daring (online), bukan hanya belajar saja yang bisa dilakukan dirumah tetapi mahasiswa pun membuat karya ilmiah yang bisa dipublikasikan pada jurnal Nasional maupun Internasional.

Dengan  dirumah diyakini bisa meningkatkan kreatifitas baik itu Mahasiswa maupun dosen dengan membuat karya ilmiah. Membuat karya ilmiah pun sangat bermanfaat untuk mahasiswa dan dosen agar memiliki sebuah publikasi ilmiah untuk meningkatkan kreatifitas dalam bidang penulisan ilmiah.

Read More

Melesat 🚀 Pandawan Kembali Mengadakan Joint Bootcamp #2 pada Universitas Banten Jaya

     Setelah sukses melaksanakan Joint Bootcamp #1 yang bertempat di Universitas Raharja Tangerang, Pandawan kembali melaksanakan Joint Bootcamp #2 yang diselenggarakan di Serang. Bekerja sama dengan Universitas Banten Jaya Serang, Pandawan laksanakan Joint Bootcamp #2 dengan tema “The Use Of Artificial Intelligence Insuporting The Development Of Management Information Systems And Human Resources On Society 5.0 ”. Acara berlangsung selama 2 hari mulai tanggal 9 Maret – 10 Maret 2020 , pembukaan kegiatan berlangsung di Universitas Banten Jaya. Joint Bootcamp diselenggarakan untuk mengatasi permasalahan para penulis karya ilmiah dalam hal tekhnik bagaimana cara menulis jurnal yang baik dan benar, plagiarisme, dan penulisan scopus (09/03/20).

     Acara  ini dibuka langsung oleh Rektor Universitas Banten Jaya Dr. Sudaryono, Sp., SPd., M.Pd. Sebagai pembuka beliau menyampaikan “Salah satu cara untuk meningkatkan akreditas Kampus Kita adalah dengan cara membuat artikel ilmiah yang terbit di jurnal Nasional maupun Internasional terutama yang terindeks SINTA atau Scopus”.

     Pada Acara tersebut dihadiri sebanyak 80 peserta mulai dari dosen maupun mahasiwa turut hadir dalam acara tersebut, bukan hanya dari Universitas Banten Jaya saja yang mengikuti acara tersebut, namun Universitas lain yang berada di Serang Pun ikut hadir dalam acara Joint Bootcamp #2 . Dalam acara tersebut dibagi menjadi 3 team yaitu Baja#1, Baja#2, dan Baja#3 yang masing-masing di bimbing oleh orang-orang yang berkompeten dalam bidang penulisan karya ilmiah yaitu (Assoc. Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja M.T.I., MM Mentor Baja #1) (Taqwa Hariguna, PH.D selaku mentor Baja #3) dan (Qurotul Aini, S.Kom., M.T.I selaku mentor Baja #2).

     Pada sesi terakhir diharapkan dosen mampu meningkatkan kualitas karya tulis ilmiah sehingga meningkatkan Akreditas kampus Universitas Banten Jaya. Ini adalah langkah awal untuk persiapan internasional Conference yaitu ICMIS & ICRI 2020 di Novotel Tangerang, harapannya artikel yang sudah selesai bisa kolaborasi antara dosen Universitas Banten Jaya dengan  dosen kampus lainnya sehingga menciptakan karya ilmiah yang banyak dan mampu meningkatkan akreditas Universitas Banten Jaya dari ranking 800 sampai rangking 500.

Read More

Daebak ! Joint Bootcamp #1 Sukses diselenggarakan di Universitas Raharja


Bekerja sama dengan Universitas Raharja, Pandawan laksanakan Joint Bootcamp #1 dengan tema “The Use Of Artificial Intelligence Insuporting The Development Of Management Information Systems And Human Resources On Society 5.0 ”. Joint Bootcamp diselenggarakan untuk mengatasi permasalahan para penulis karya ilmiah dalam hal tekhnik bagaimana cara menulis jurnal yang baik dan benar, plagiarisme, dan penulisan scopus (01/02/20).

Acara ini dibuka langsung oleh Rektor Universitas Raharja Dr. Po. Abas Sunarya, M.Si. Sebagai pembuka beliau menyampaikan “Pentingnya publikasi bagi Perguruan tinggi khususnya untuk dosen sebagai bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi”.

Pada Acara tersebut dihadiri sebanyak 100 peserta mulai dari dosen maupun mahasiwa turut hadir dalam acara tersebut. Dalam acara tersebut dibagi menjadi 3 team yaitu GP (Green pandawan), OP ( Orange Pandawan) dan BP (Blue Pandawan) yang masing-masing di bimbing oleh orang-orang yang berkompeten dalam hal penulisan karya ilmiah yaitu (Assoc. Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja M.T.I., MM selaku mentor GP) (Taqwa Hariguna, PH.D selaku mentor BP) dan (Qurotul Aini, S.Kom., M.T.I selaku mentor OP).

Pada sesi terakhir yang dipandu oleh Qurotul Aini, S.Kom., M.T.I selaku mentor OP mengumumkan para pemenang dengan score Jurnal tertinggi yang diberikan kepada 3 orang pemenang yang merupakan anggota dari masing-masing team. Para pemenang diantaranya


1. Eka Purnama Harahap, S.Kom., M.T.I

2. Sugeng Santoso, M.Kom

3. Asrul Sani, S.T., M.Kom., M.T

setelah mengumumkan para pemenang dengan score Jurnal tertinggi acara tersebut kemudian ditutup dengan khidmat dan menandakan berakhirnya acara Joint Bootcamp #1

Read More

🅰🚀 Domain Holding

Alphabet Incubator (AI) adalah Research Centre yang berperan sebagai enterprise yang memiliki ecosystem untuk sukses melahirkan startup corporate creativepreneur.

Ecosystem Alphabet Incubator terdiri dari PandawanAJRI, Pribadi Dermawan, Aptisi, iLearning.me, raharja.info seperti iDu, raharja.ac.id, ilearning.co seperti iLearning Journal Center, aptikom-journal.id, adipublisher.id, artipena.or.id, ijiis.asia, icmis.asia, raharja.co, raharjagroups.info, iLearningPlus, Rhjfox, iPanda, Magics.Co, ZPreneur, Zorilia yang tersusun dalam gugusan alam semesta, kendati menghayati potensi kekuatan galaxy, namun tetap harmonis dalam sebuah Grand Design Orchestra, mengorbitkan bintang-bintang creativepreneur Alphabet Incubator untuk mensukseskan Caturdarma Penelitian, pengabdian dan kebudayaan. Serta Untuk mendukung program pemerintah, seiring dengan perkembangan Revolusi Industri 4.0 yang tertuang didalam RIRN, dan meningkatkan daya saing kampus sebagai incubator menghadapi tantangan Era Disrupsi.

Pandawan merupakan layanan yang memberikan kemudahan dalam menciptakan serta  mengelola semua kegiatan belajar mengajar, baik berupa pengelolaan Jurnal, meningkatkan kolaborasi, lokakarya pengembangan diri atau pendekatan terapan. Pandawan terbentuk dalam nuansa Kisah pewayangan yang banyak mengandung ajaran-ajaran Falsafah yang bermakna spiritual tinggi, terinspirasi dari Pandawa Lima yang merupakan cerminan dari kebaikan yang dimiliki oleh seorang manusia. Pandawan yang berperan dalam mendukung terciptanya Publisher Jurnal telah berhasil bekerjasama dengan 2 (dua) penerbit Jurnal, yang Pertama Aptisi Transaction on Technoprneurship (ATT) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia), guna memfasilitasi hasil jurnal ilmiah Civitas Akademika dalam berbagai topik antara lain teknologi, sistem informasi, e-bisnis, bisnis internasional, ekonomi bisnis, etika dan keberlanjutan bisnis, dan kewirausahaan. 

Adi Journal on Recent Innovation merupakan merupakan jurnal ilmiah yang bekerjasama dengan Asosiasi Dosen Indonesia, guna memfasilitasi hasil jurnal ilmiah Civitas Akademika dalam bidang multidisiplin dalam menghadapi era digital di Indonesia.

Pribadi Dermawan adalah suatu organisasi yang bergerak dibidang Pendidikan dan Pengajaran, Pengabdian Masyarakat dalam mewujudkan keadilan kehidupan bermasyarakat. Dilandasi dengan rasa cinta dalam menyalurkan kebahagiaan antara Pribadi Dermawan dan Pribadi Recipients. Yang mengelola dana sosial melalui program-program pemberdayaan masyarakat.

Official Site APTISI Pusat merupakan website utama dari Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia. Tidak berbeda dengan official site lainnya untuk menyajikan informasi berupa sebuah berita maupun artikel

iMe (iLearning Media) merupakan sebuah website yang dikemas secara khusus untuk kegiatan proses pembelajaran secara online pada Universitas Raharja. Secara garis besar, iMe dibuat untuk meningkatkan metode pembelajaran secara mandiri dan online. iMe (iLearning Media) juga menjadi media komunikasi yang digunakan Pribadi Raharja untuk meningkatkan motivasi serta kreatifitas mahasiswa, sehingga mahasiswa dapat menjadi lebih aktif dalam belajar.

raharja.ac.id merupakan website yang memberikan informasi mengenai kegiatan akademisi maupun non akademisi yang berlangsung di universitas Raharja.

iLearning Journal Center (iJC) merupakan sebuah inovasi sistem pengelolaan jurnal elektronik (e-journal) yang pada penerapannya diarahkan untuk dapat menggantikan sistem pengelolaan jurnal konvensional (tercetak). iLearning Journal Center (iJC) menggunakan Open Journal System (OJS) Versi 3.1.0.1 dari PKP (Public Knowledge Project) yang mampu memberikan kemudahan, kecepatan, serta integritas dalam melakukan pengelolaan jurnal.

iDu (iLearning Education) merupakan sebuah website yang dapat memudahkan program pembelajaran untuk mahasiswa/i khusunya bagi mahasiswa/I yang bersal dari iLearning. Segala bentuk pembelajaran dapat dilakukan di iDu dengan mengkombinasikan tatap muka dan belajar online bagi mahasiswa/i dan dosen. iDu sangat memudahkan mahasiwa/i dalam mengakses kabar berita terupdate yang ada di Universitas Raharja. Melalui iDu mahasiswa/i dapat berinteraksi dengan dosen maupun sesama mahasiswa/i dimanapun

Aptikom Journal merupakan Open Journal System yang menaungi jurnal-jurnal yang diterbitkan oleh Aptikom Publisher yaitu IAIC Transactions on Sustainable Digital Innovation (ITSDI) dan APTIKOM Journal on Computer Science and Information Technologies (CSIT)

Read More